Download Video TechView and Download Video New Technology and Tutorial

Bagaimana Bisa tahu kita menerima BSU Tahun 2020 dan bagaimana mencairkanya?

BSU atau bantuan Subsidi upah senilai 1,8 juta kepada guru honorer dan tenaga pendidik non PNS akan segera diberikan oleh pemerintah sebanyak 1 kali dalam waktu dekat ini. daftar penerimanya sudah ditetapkan melalui dapodil dan PDDikti untuk perguruan tinggi.

siapa saja si yang berhak menerima BSU ini?
yang pertama untuk Pendidik non-PNS yaitu : Guru, Dosen, Guru yang diberi tugas sebagai kepala sekolah, Pendidik pendidikan anak usia dini, dan Pendidik kesetaraan
kemudian yang kedua adalah Tenaga Kependidikan non-PNS seperti Tenaga perpustakaan, Tenaga laboratorium dan Tenaga administrasi

Apakah bapak ibu termasuk penerima program ini? penasaran ya apakah kita menerima atau tidak? dari pada bingung, kita pastikan aja bapak ibu. gampang kok caranya, bagi bapak ibu yang aktif di dikdasmen cukup cek di https://info.gtk.kemdikbud.go.id/ . kemudian silahkan login menggunakan akun yang ada. nah bagi bapak ibu yang belum memiliki akun, segera hubungi operator sekolah ya….

setelah terbuka, dibagaian atas akan muncul keterangan seperti dibawah ini lho

jika tampilan laman info gtk bapak ibu seperti diatas, berati sudah masuk dalam daftar bantuan ya… langkah selanjutnya cukup lengkapi
sarat-sarat pencarianya sebagai berikut:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika ada
  3. Surat Keptusan Penerima BSU Kemendikbud yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti
  4. Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari Info GTK dan PDDikti, diberi materai dan ditandatangani.

kemudian untuk tata
Cara Mencairkan BSU Kemendikbud
bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) non-PNS caranya adalah sebagai berikut:

  1. Kemendikbud membuatkan rekening baru setiap PTK penerima BSU Kemendikbud.
  2. PTK dapat mengecek informasi rekening bank masing-masing dan lokasi cabang bank penyalur untuk pencairan bantuan dengan mengakses:
  3. PTK selanjutnya menyiapkan dokumen pencairan BSU Kemendikbud sebagaimana disampaikan di atas
  4. PTK membawa dokumen yang dipersyaratkan dan menunjukkan ke petugas bank penyalur untuk diperiksa.
  5. PTK diberi waktu mengaktifkan rekening dan mencairkan bantuan hingga 30 Juni 2021 BSU Kemendikbud sendiri disalurkan melalui Bank Himbara yang ditunjuk yakni: Bank Negara Indonesia (BNI) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bank Mandiri Bank Tabungan Negara (BTN).

nah gimana? mudah bukan… oh iya satu lagi ya bapak ibu…
bagi kalian yang ingin mendapatkan BSU, wajib tahu lho sarat saratnya juga… simak berikut ini..

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berstatus sebagai PTK non-PNS
  3. Terdaftar dan berstatus aktif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per 30 Juni 2020
  4. Tidak mendapatkan Bantuan Subsidi Upah/gaji dari Kementerian yang menyelengarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan sampai dengan 1 Oktober 2020
  5. Tidak sebagai penerima kartu prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020
  6. Memiliki penghasilan di bawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) per bulan yang dibuktikan melalui pernyataan dalam Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM

baik bapak ibu selamat mencoba semoga beruntung…

/////////////////////Update 24 november 2020
nah setelah bapak ibu tahu masuk daftar atau tidak, kemudian tahu juga sarat pencairannya… pastikan juga tahu bahwa bantuan sudah bisa diambil atau belum.. nah disini lagi-lagi kita harus cek data pada infogtk bapak ibu, kemudian scrool ke bawah sampai menemukan table
SK bantuan subsidi Upah

nah jika No. SK dan nomor rekening bank sudah muncul, seperti pada gambar dibawah, berati dana siap dicairkan lho bapak ibu…

tinggal melengkapi sarat-sarat seperti yang telah tertera diatas, jangan lupa cetak SPTJM ya di bagian Catatan seperti pada gambar dibawah

langsung deh menuju bank sesuai yang tertera pada SK…

Comments

comments